Tragedi…17 Januari, Selimut Tetangga Udah Tipis

mudi

Dear Jendela bercerita

Suatu hari dihiruk pikuk sepinya kota hujan.
mungkin sudah gak asing di kalangan penabuluers degan tempat ini, yupss…..betul, TOWER 3 hehe
Markas yang sering sepi ketimbang ramenya ini ahaha…
Eits…jangan salah, Dibalik kesepian ini!! tower 3 adalah tempat yang paling romantis untuk mengerjakan laporan….

oiya tempat ini banyak cerita terpendam lho…..
saah satunya yang baru-baru ini ngehits di kalangan penabuluer terutama, mas david, mas sardi, mas mario, dan saya di tower 3 malam itu….sampai-sampai di facebook mendapat banyak komen dan like hahaa

ini aku ceritakan sepenggal cerita di Pertengahan bulan januari kemarin
Yang kita beri judul “ Tragedi…17 Januari, Selimut Tetangga Udah Tipis”

Suatu hari, tepatnya hari sabtu dan tak ada orang lain ditower 3, yang hanya di aktori oleh mas mudi…..

Mudi : pagi-pagi sekitar jam 09.00. saat merapihkan daun-daun pohon peneduh di depan markas, tiba-tiba bapak gedut sedikit pendek dengan menggendong anaknya yang masih kecil keluar dari pintu gerbang rumahnya…… (kletuk kletuk kletuk, suara langkah kaki dengan muka sinisnya)
Bapak Gendut : Lagi beresin apa mas?? Tanya bapak itu
Mudi : ngrapihin pohon pak, udah panjang-panjang
Bapak Gendut : Dengan muka dinginnya, pak gendut langsung kembali berjalan untuk momong anaknya.

Beberapa saat kemudian……… (sekitar 15 menitan)

Bapak gendut kembali ke arah rumahnya….dan masih berpapasan dengan mas mudi
Bapak gendut : Mas, sampahnya jangan di buang di got dong??? (pertanyaan dengan sinisnya)
Mudi : Iya.. (dengan gaya dinginnya mudi)
Bapak gendut : Hoe mas…. denger gak, bersihin tuh yang di got. Nanti bisa mampet?? (dengan nada marah)
Mudi : Iya pak, biasanya saya sapu kok…nanti saya bersihkan.
Setelah itu bapak gendut, kembali ke rumahnya….

Sudah hampir selesai memangkas, mudi membersihkan sisa-sisa sampah bekas rapihan itu. Dan menyapu daun-daun yang digot. Sampah sudah keadaan terkumpul di pojok got belum sempat di ambil di karenakan mas mudi kebelet buang air kecil. (dan mudi pun bergegas untuk ke kamar mandi)

Tak terduga… bapak gendut itu keluar lagi.
Karena melihat sampah yang ada di got masih belum sempat di ambil… langsung bapak gendut mulai naik darah……..

Bapak gendut : Larilah bapak gendut itu ke arah rumah (tower 3).
Dok…dok…dokkk….dooorrr…… (suara ketukan pintu dengan kerasnya)
Hoe.. jangan sembunyi lo…..
Keluar lo…….
Hoeee….. (teriakan bapak gendut)
Terdengar cukup keras sampai tetangga depan rumah pun keluar….
Karena mudi masih di dalam kamar mandi yang tertutup rapat, sehingga teriakan dan gedoran itu tidak terdengar olehnya…..

Bapak gendut : karena tidak ada tanggapan, bapak gendut langsung membuka pintu dan nyelonong masuk tanpa ijin….. dan sambil teriak-teriak.

Bapak pendiam (depan rumah pas): Karena melihat bapak gendut sudah emosi tingkat tinggi
Datanglah Bapak depan rumah yang pendiam tinggi itu,langsung berlari menuju rumah.

Bapak Gendut : Mendengar ada suara guyuran air, langsung bapak gendut menggedor2 pintu kamar mandi. Sontak musi kaget….. (ada apa nih)

Bapak gendut : Hoee… keluar lo…..
Mudi : mendengar teriakan itu, mudi pun bergegas keluar…..
Iya pak ada apa??? (tanya mas mudi, dengan wajah cemas)

Disinilah puncak adu mulut…. antara mudi dan bapak gendut terjadi.
tetapi untung ada bapak pendiam depan rumah itu yang melerai dan mendinginkan emosi bapak gendut itu. Kemudian bapak gendut keliling ke dalam rumah dan melihat2 kamar membuka semua pintu dan memukul….dan meja pun tak luput dari pukulan tangan itu.

Setelah itu bapak gendut, keluar rumah dan di dampingi oleh bapak pendiam itu….dengan perasaan masih kesal dan emosi…..
Sudah…sudah….. hanya salah paham (kata pak pendiam depan rumah itu, sambil menenangkan bapak gendut)

Setelah kejadian itu…
Mas mudi langsung bergegas lapor ke RT untuk melakukan genjatan senjata Dan Malamnya mas mudi, pergi ke tower 2 untuk mengasingkan diri sementara….dikarenakan kecemasan, yang sewaktu-waktu perang 2 tersebut pecah lagi di malam itu.
hehehe

Dan keesokan harinya dan sampai sekarang…. genjatan senjata masih berjalan.
Sampai waktu yang di tentukan

Sekian….
hehe